
Gerak tari yang menitik beratkan pada gerakan badan dan untaian tangan, dalam hal ini seni tari bukanlah yoga melainkan mudra (gesture, bahasa isyarat). Seyogyanya guru tari mempelajari mudra yang sesungguhnya, sebab ketika dikatakan seorang penari memiliki taksu sesungguhnyalah dia menjalankan laku mudra dengan benar. Mudra yang dilaksanakan dengan benar yang menyebabkan sebuah tarian menjadi hidup (disadari atau tidak oleh penarinya).
Tetapi ketika tari dimaknai dengan resapan rasa yang mengendalikan raga penari, bisa dikatakan tari tersebut adalah berdasarkan olah yoga karena adanya sebuah rasa yang menggerakan raga seorang penari.Bahkan Yoga sendiri merupakan dasar dasar gerak tari yang sesungguhnya.
Ada berbagai tarian liturgy (pemujaan) yang bisa juga dikategorikan sebagai yoga, misalnya saja tari Sangyang atau tarian Sufie, akan tetapi di dalam seni tari seperti hal ini tujuan pokoknya adalah bersifat meditative. Mereka menjadi transenden dalam laku tari mereka.
No comments:
Post a Comment